Jarang Orang Tahu, Ternyata Inilah 3 Kelemahan Bahan UPVC

Kelemahan Bahan UPVC

Unplasticized Poly Vinyl Chloride atau yang biasa disingkat dengan UPVC merupakan salah satu material penting yang biasanya sering digunakan sebagai kusen pintu dan juga jendela. Hampir disetiap hunian di perkotaan, kini sudah banyak yang mengganti kusennya menggunakan bahan UPVC. Selain jendela dan pintu UPVC, banyak orang mengaplikasikannya untuk dijadikan sebagai kerangka plafon. Bukan tanpa alasan, faktanya bahan UPVC ini memang terbukti memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis material lainnya.

Tak hanya pada bangunan rumah, pintu UPVC bahkan akan sangat mudah untuk ditemukan di setiap bangunan perkantoran. Terbuat dari bahan berkualitas, UPVC memiliki tekstur dan permukaan yang sangat kuat sehingga sangat cocok untuk digunakan disetiap ruangan. Berbeda dengan material lainnya, bahan UPVC bahkan memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap suhu panas dan juga api. Saat suhu diluar ruangan sedang terasa sangat panas yang begitu ekstrim, maka hadirnya bahan UPVC akan meminimalisir suhu panas tersebut agar tidak masuk ke dalam ruangan.

Dari berbagai kelebihan yang dimiliki bahan UPVC, tentu saja material ini sama seperti jenis lainnya yang tetap memiliki kekurangan. Sebelum Anda menggunakan jendela atau pintu UPVC ada baiknya untuk mengetahui beberapa kelemahan yang dimilikinya. Dan ini dia uraiannya!

3 Kelemahan Bahan UPVC

Biasanya banyak orang mengetahui kelebihan bahan UPVC dengan sangat baik, namun sayang mereka terkadang lupa bahwa ternyata bahan UPVC pun memiliki kekurangan seperti material lainnya. Dan inilah 3 kekurangannya yang jarang orang ketahui!

1. Tidak Tahan Terhadap Benturan

Meski memiliki tekstur dan permukaan yang kuat, namun bahan UPVC ternyata tetap akan rusak apabila terkena benturan ataupun tertimpa beban berat yang ada disekitarnya. Saat terbentur atau tertimpa suatu benda yang memiliki beban berat, pintu UPVC biasanya akan mengalami penyok hingga membuatnya menjadi jebol. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari pintu atau jendela berbahan UPVC dari resiko beban berat yang mungkin bisa jatuh menimpanya.

Apabila UPVC sampai rusak dan jebol, maka hal itu akan sangat merugikan. Jika sudah rusak, bahan UPVC akan sulit untuk diperbaiki dan terpaksa harus diganti dengan yang baru.

2. Mudah Mengalami Perubahan Warna

Kelemahan Bahan UPVC

Meski kuat terhadap panas dan api, namun dengan intensitas paparan sinar matahari yang terlalu sering bahan UPVC akan mengalami perubahan warna yang begitu dominan. Dalam pemakaian yang cukup lama, warna UPVC akan berubah tampak seperti menguning dan kusam. Dengan kelemahan UPVC yang mengalami perubahan warna ini, sebenarnya tidak akan memberikan pengaruh yang terlalu buruk. Hanya saja jika dibiarkan, nilai estetika dalam suatu hunian atau bangunan akan mengalami penurunan yang cukup parah.

Tak jarang, saat bahan UPVC mengalami perubahan warna di suatu hunian, maka hunian tersebut akan terlihat sangat kusam seperti tidak terawat.

3. Semakin Lama Dapat Terjadi Penyusutan

Kelemahan Bahan UPVC

Tak hanya mengalami perubahan warna yang akan membuat tampilan dan nilai estetika suatu bangunan menjadi buruk, jarang orang tahu ternyata bahan UPVC dapat mengalami penyusutan seiring dengan berjalannya waktu. Untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama, bahan UPVC harus sering dilakukan pergantian dengan yang baru. Penyusutan ini terjadi dengan alami di mana biasanya sering terjadi pada pintu yang menjadi sulit untuk ditutup akibat bagian bawahnya mengalami penyusutan dengan ukuran yang lebih kecil dari sebelumnya. Kondisi ini biasanya sering terjadi pada pintu berbahan UPVC di area kamar mandi atau pada kusen jendela.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *