Yuk Cari Tahu Dulu Jenis Lantai Parket Sebelum Memilihnya!

Jenis Lantai Parket

Di luar negeri, lantai bermotif kayu menjadi favorit. Hal itu dikarenakan lantai kayu dapat menampilkan kesan minimalis modern. Selain itu bagi Negara-negara yang memiliki musim salju, lantai kayu pun banyak menjadi pilihan karena memberikan suasana hangat. Namun meski Indonesia tidak memiliki musim salju, lantai parket pun tetap populer, terutama akhir-akhir ini. Bahkan kalian yang sudah jatuh hati terhadap lantai kayu dapat memilihnya dengan lebih leluasa. Mengapa? karena jenis dari lantai kayu sudah semakin banyak.

Jenis dan keunggulan dari lantai parket

Banyak orang menyukai parket karena dinilai memiliki estetika atau keindahan. Tak hanya estetika saja, namun lantai tersebut juga dapat memberi kenyamanan bagi anggota keluarga. Bagi yang ingin memiliki hunian dengan nuansa hangat, maka lantai kayu ini tepat sekali untuk dipilih. Namun sebelum membeli lantai jenis ini, kalian harus mengetahui apa saja jenis-jenisnya. Pasalnya setiap jenis dari lantai kayu pasti akan memiliki kelebihan dan juga kekurangannya.

1. Solid wood

Lantai parket umumnya akan terbuat dari bahan kayu yang keras. Contoh kayu yang keras seperti jati ataupun ulin. Kemudian kayu dan ulin tersebut dibentung kepingan kecil yang ketebalannya hanya mencapai 5 – 10 mm. Kemudian lantai tersebut dibentuk semacam mozaik dan didesain ke dalam sejumlah pola. Kayu yang solid itu normalnya akan bertahan dan berpenampilan menarik sepanjang umur bangunannya. Justru semakin lama solid wood bertahan, maka tampilannya juga semakin mewah. Akan tetapi ketika kalian memutuskan untuk menggunakan lantai berjenis solid wood ini, perawatan yang dilakukan harus tepat. Perawatan dilakukan agar tidak terdapat rayap di dalamnya.

2. Engineered parquet

Parket jenis ini hanya berupa lapisan yang tipis dan terbuat dari kayu asli. Kemudian pada bagian bawahnya berupa kayu lain dengan kualitas lebih rendah, Dengan menggunakan proses engineer akan menghasilkan lantai dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan solid wood.  Untuk Engineered parquet sendiri memiliki kelebihan serta kekurangan. Kelebihannya yaitu, lantai jenis ini lebih menang apabila dilihat dari sisi harganya.

Selain itu ketika terdapat kerusakan pada lantainya pun dapat diperbaharui, itulah yang akhirnya menarik perhatian masyarakat untuk memilihnya. Untuk kekurangannya sendiri, Engineered parquet ini dapat mengalami penurunan kualitasnya. Hal tersebut wajar, karena harga jualnya memang lebih murah. Sehingga kualitas dan karakter kayu yang digunakan pun akan berbeda dibanding dengan lantai berjenis solid wood.

3. Laminate Parquet

Laminate Parquet ini terbentuk dari serbuk kayu, kemudian serbuk kayu tersebut diolah dengan metode pressing. Lantai jenis ini sebenarnya tidak terbuat dari parquet sungguhan, akan tetapi terbuat dari MDF atau fiber yang motifnya mirip dengan kayu. Kalian akan dapat melihat perbedaannya dari tampilannya, karena laminate parquet itu lebih glossy, sehingga cenderung licin. Kemudian untuk kelebihannya, laminate parquet ini cocok untuk kalian yang enggan mengeluarkan terlalu banyak uang untuk lantai di rumah. Namun ingatlah kekurangan lantai ini cukup licin. Kemudian ketika ada kerusakan harus segera diganti, jangan ditunda-tunda.

Itulah ketiga jenis lantai parket. Bagi yang ingin memiliki hunian dengan dekorasi berbeda dan memiliki kenyamanan super, maka saran kami aplikasikan saja lantai parquet memang tepat. Pasalnya lantai tersebut akan menciptakan suasana hangat dan kenikmatan estetika. Kemudian sebelum membelinya, kalian juga dapat memilih salah satu jenis lantai parquet yang harganya terjangkau atau sesuai isi dompet.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *