Mengenal Waterproofing Integral, Manfaat Dan Kegunaannya

Bangunan perkantoran, gedung pencakar langit, rumah hunian, pabrik semua adalah arsitektural yang dibangun dengan penuh perencanaan. Dari material berkualitas, sistem elektrikal mekanikal sampai lapisan anti air. Karena dengan keseluruhan sistem berfungsi maka bangunan akan tahan lama. Dengan adanya waterproofing sebagai lapisan anti air, mampu menjaga stuktur bangunan, keamanan sistem elektrikalnya dan menjaga dinding tidak retak atau bocor.

Waterproofing Integral, Manfaat dan Kegunaannya

Waterproofing Integral

ada tiga jenis waterproofing dalam dunia bangunan. Perbedaannya hanya pada pengaplikasiannya. Ketiganya handal sebagai tambahan kedap air bagi bangunan. Ada yang menyatu dengan material, dilapisi dan disemprot. Waterproofing integral adalah proses penambahan fitur kedap air yang ditambah pada material. Sebagai tambahan untuk beton, pelapis anti air ini sangat berjasa untuk memperkokoh bangunan dan keunggulan lainnya termasuk.

1. Menghindari Keretakan Beton

Ada banyak hal yang menyebabkan lantai dan dinding retak. Salah satunya dikarenakan rembesan air hujan yang menyebabkan material beton jadi retak. Untuk menghindarinya, campuran beton ditambah dengan material waterproofing sehingga menyatu. Oleh karena itu disebut integral waterproofing, karena menyatu dalam adukan beton. Lapisan yang membuatnya kedap air terintegrasi dengan campuran beton yang akan diaplikasikan.

2. Menjaga Keawetan

Karena sifatnya yang anti-air memberikan perlindungan pada material beton dan dapat berfungsi kokoh tanpa ada kerusakan. Dengan minimnya perawatan maka tidak banyak hal yang perlu dilakukan pada permukaan yang sudah kuat. Dengan minimnya kerusakan yang harus diperbaiki maka keawetannya bisa terjaga.

3. Mencegah Lantai Amblas

Manfaat waterproofing integral selain menjadi perlindungan anti air juga menjaga keawetan material beton. Bahan material ini saja sudah cukup kuat, dengan ditambah campuran waterproofing akan menberikan perlindungan maksimal dan menjaga kualitas beton. Lantai tidak akan mendadak retak ataupun amblas.

4. Mengurai Pemuaian 

Bahan beton yang terpapar dengan sinar terik matahari atau curah hujan yang intensif cenderung bisa menyusut. Jadi bukan saja bahan beton harus bisa tahan beban namun juga pemuaian, terutama bila ada di area terbuka. Dengan tambahan integral waterproofing maka material beton menjadi padat dan sulit untuk memuai. Sebelum diaplikasikan campuran beton dan waterproofing diaduk dengan rata, baru kemudian diterapkan baik pada lantai maupun dinding.

5. Memperlancar Proses Pegecoran

Dengan tambahan waterproofing ini maka ketahanan beton menjadi semakin baik. Materialnya mengandung plastisitas beton yang membuat beton semakin kokoh dan bahkan mengurangi terjadinya keropos. Proses pengecoran pun bisa padat tanpa ada gelembung yang mengganggu dan prosesi bisa dikerjakan dengan cepat.

6. Menyerap Kelembaban

Dengan lapisan kedap air, maka semua kelembaban dapat dinetralisir dengan mudah. Coating anti lainrnya akan menyerap semua bagian basah dan berbahaya sebelum menjadi kasus kelembaban yang menggangu, terutama unntuk bangunan.

7. Menambah Kekuatan Beton

Satu lagi keunggulan dari penambahan lapisan anti air ini adalah sebagai tambahan kekuatan material beton. Dengan ditambahkannya lapisan waterproofing dan bercampur dengan material beton, tidak mengurangi ‘Compressive Strength’ beton. Sehingga tidak perlu khawatir kekuatan untuk menopang tekanan jadi terganggu, Bahkan membuat adanya peningkatan kekuatan dengan adanya kondisi workability yang sama.

Menggunakan waterproofing secara integral adalah keputusan yang harus diambil oleh pemilik hunian atau gedung. Karena manfaatnya sangat banyak dan bisa menjaga lualitas gedung. Namun secara ilmu arsitektural masih ada dua lagi penerapan waterproofing. Bila merasa secara integral kurang maksimal, maka dapat menggunakan juga waterproofing lainnya, agar bangunan dapat berdiri kokoh untuk semua orang.

Tips dan Trik Memilih Paving Blok yang Berkualitas

Memilih Paving Blok Berkualitas

Paving blok atau paving stone adalah material yang banyak digunakan di lingkungan masyarakat kita saat ini. Banyak sekali contoh penggunaan paving yang ada di sekitar kita. Bisa kita lihat banyak jalanan yang menggunakan material paving dan bukannya memakai aspal atau beton. Hal ini karena paving memiliki banyak kelebihan yang membuat material ini begitu difavoritkan.

Dibandingkan dengan aspal dan beton, biaya yang dibutuhkan untuk memasang paving lebih kecil. Selain itu, kualitas paving juga bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Namun, jika digunakan untuk keperluan jalan, diperlukan tipe paving dengan kekuatan tekan yang tinggi sehingga tidak mudah rusak saat dilewati oleh kendaraan yang berukuran besar.

Paving block saat ini sangat mudah ditemukan di pasaran. Ada banyak pusat pembuatan paving yang bisa Anda kunjungi ketika Anda membutuhkan paving. Namun, produk paving yang anda beli haruslah paving yang berkualitas agar awet digunakan. Anda harus teliti ketika memilih paving untuk dibeli. Kira-kira bagaimana ya caranya mendapatkan paving berkualitas?

 

Memilih Paving

Pemasangan paving block memang memberikan banyak keuntungan bagi kita. Bisa dilihat bagaimana perubahan lingkungan sebelum dan sesudah dipasangi paving blok. Biasanya lingkungan akan berubah menjadi lebih bersih, lebih indah, bahkan bisa terkesan lebih luas. Selain itu, lingkungan atau halaman Anda juga bisa lebih mudah dibersihkan jika dipasangi paving.

Ada banyak sekali tipe paving yang beredar di pasaran. Agar bisa mendapatkan lingkungan yang bersih dan baik karena pemasangan paving yang berkualitas, maka Anda harus hati-hati memilih dan membeli paving. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang bisa Anda lakukan saat akan membeli paving:

1. Bentuk yang Presisi

harga-paving-block-per-meter

Poin pertama yang bisa Anda perhatikan ketika akan membeli paving adalah bentuknya. Perhatikan bentuk paving, jika bentuknya sudah presisi maka paving tersebut baik untuk digunakan. Sering kali ada banyak paving yang bentuknya tidak rata dan tidak rapi. Paving yang tidak rapi dan tidak presisi akan sulit untuk dipasang dan mengurangi kerapian setelah dipasang keseluruhan nanti.

 

2. Tekstur yang Kasar

Paving atau bata beton yang baik adalah yang memiliki permukaan kasar. Coba Anda raba bagian permukaan paving, jika teksturnya kasar maka itulah yang berkualitas. Jika tekstur permukaan paving cukup halus maka bisa disimpulkan bahwa pasir yang dipakai bukanlah pasir murni dan banyak mengandung tanah sehingga tidak kuat.

 

3. Ukuran yang Seragam

Selanjutnya, silakan perhatikan ukuran paving yang akan dibeli. Tentu Anda tidak hanya membutuhkan satu keping paving bukan? Jadi perhatikan apakah ukuran paving yang Anda beli sudah sama atau seragam. Belilah paving yang ukurannya seragam agar lebih mudah untuk disusun. Selain itu, paving yang ukurannya seragam juga bisa lebih rapi ketika dipasang.

 

4. Kekuatan yang Baik

Berikutnya silakan lihat bagaimana kekuatan paving. Pastikan bahwa paving yang Anda beli memiliki struktur yang kokoh. Jika perlu, Anda bisa meminta penjual paving untuk melakukan uji coba agar bisa membuktikan apakah paving cukup kokoh atau tidak.

 

5. Warna yang Estetik

Jika Anda membutuhkan paving yang berwarna, maka pastikan warna paving cukup estetik. Pastikan warna yang digunakan cukup jelas dan diwarnai dengan rapi sehingga tidak mempengaruhi estetika.

 

Itulah tadi tips dan trik memilih paving blok yang bisa Anda lakukan. Pastikan Anda memilih dengan teliti agar bisa mendapatkan paving yang berkualitas. Dengan begitu, proses pemasangan bisa lebih mudah dan cepat serta hasil akhirnya juga akan lebih memuaskan.