Apa Saja Sih Jenis Rel untuk Sliding Door? Yuk Cari Tahu!

Pintu merupakan bagian dari suatu bangunan yang memiliki fungsi yang sangat penting. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam pembuatan pintu adalah penggunaan bahan utamanya. Pasalnya, pemilihan bahan pintu akan berkaitan dengan daya tahan pintu itu sendiri. Kini, bahan material pembuatan pintu pun semakin beragam, mulai dari kayu, kaca, hingga baja. Namun apakah anda mengetahui, bahwa ternyata pintu juga dapat digunakan untuk memperindah tampilan suatu ruangan. Hal ini dikarenakan, tiap bahan utama pembuatan pintu akan memiliki tampilan model dengan daya tarik yang berbeda-beda.

Anda juga dapat menggunakan jenis pintu yang berbeda untuk memperindah ruangan. Ya, pintu juga memiliki jenis yang beragam, seperti pintu lipat (folding door), pintu ayun (swinging door), dan juga pintu geser (sliding door). Kami lebih menyarankan agar anda berfokus dengan jenis pintu dibanding dengan bahan pintu yang digunakan. Pasalnya, selain mendapatkan tampilan yang indah, anda juga dapat meningkatkan fungsi pintu terhadap suatu ruangan. Sebagai contoh, penggunaan pintu geser dapat menjadikan suatu ruangan memiliki tempat yang lebih luas. Hal ini dikarenakan pintu ini tidak memakan banyak tempat saat dibuka seperti jenis pintu ayun yang menggunakan engsel. Penggunaan pintu geser yang tidak memakan banyak tempat menjadikannya sangat cocok untuk digunakan pada rumah dengan desain minimalis. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pintu geser ini adalah jenis rel yang akan digunakan. Agar lebih jelasnya, berikut akan kami sampaikan mengenai ragam jenis rel yang dapat digunakan untuk pintu geser

Jenis-jenis sliding door

1. Rel pintu roda

Jenis pintu geser yang satu ini menggunakan roda sebagai penggerak utamanya. Roda yang digunakan umumnya terbuat dari nilon plastik. Namun anda tidak perlu khawatir, karena bahan nilon plastik yang digunakan menggunakan bahan dan desain khusus agar dapat menahan beban yang cukup berat. Kelebihan yang dimiliki jenis pintu geser ini terletak pada daya tahannya dan tersedianya ukuran roda yang beragam. Beban berat dari daun pintu yang dapat ditahan oleh rel pintu roda ini menjadikan alasan utama jenis pintu geser ini lebih awet dibanding jenis pintu geser gotri. Namun, jenis pintu geser roda memiliki harga yang mahal. Kendati harganya cukup mahal, namun biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pintu ini sebanding dengan kualitasnya.

2. Rel pintu gotri (pelor)

Jenis pintu geser selanjutnya adalah rel pintu gotri. Hal yang membedakan jenis pintu ini dengan jenis pintu geser roda terletak pada bahan yang digunakan sebagai bantalan pintu. Bantalan pintu yang digunakan pada rel ini adalah gotri. Harga jenis sliding door yang satu ini lebih murah dibandingkan dengan rel pintu roda. Jika ingin menggunakan desain pintu geser namun tetap dapat meminimalisir biaya yang akan dikeluarkan, kami menyarankan agar anda menggunakan jenis rel pintu gotri. Namun, hal penting yang harus diperhatikan saat menggunakan jenis pintu ini berkaitan dengan beban daun pintu yang akan dipasang. Pasalnya, rel pintu gotri tidak mampu untuk menahan beban berat dan jika dipaksakan untuk menahan daun pintu yang berat jenis pintu ini tidak akan bertahan lama. Hancurnya bantalan gotri sebagai penopang daun pintu dapat menyebabkan kemacetan pada saat membuka dan menutup pintu atau dapat menjatuhkan daun pintu yang terpasang. Satu-satunya jalan keluar untuk memperbaiki permasalahan ini adalah anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti bantalan yang baru.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jenis-jenis pintu geser. Kami harap informasi yang disampaikan dapat memudahkan anda dalam menentukan jenis pintu geser yang akan digunakan.

Kesehatan Mata Dapat Terjaga Dengan Pencahayaan Interior Yang Tepat

Tanpa adanya cahaya, maka mata kita tidak akan dapat melihat setiap benda di sekeliling kita. Oleh karena itu, maka setiap ruangan akan membutuhkan penerangan cahaya. Entah cahaya alami dari penyinaran matahari, yang dapat diatur dengan membeli kerai dari toko jual roller blind. Ataupun dengan menggunakan penyinaran buatan dari berbagai lampu dengan macam-macam sinar yang berbeda.

Pencahayaan interior yang tepat, dapat membuat ruangan lebih indah dan apik. Namun, jika tidak mengetahui pemilihan pencahayaan interior yang tepat, maka bisa jadi mengancam kesehatan mata dari penghuninya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda dapat memilih jenis pencahayaan yang tepat untuk di dalam ruangan.

Baik & Buruk Efek Pencahayaan Interior

Beraktivitas di dalam ruangan dengan penyinaran yang baik, terbukti dapat memberikan efek yang juga baik seperti, konsentrasi dan produktivitas meningkat, lebih semangat ketimbang bekerja di ruangan dengan penchayaan kurang. Dan tentu saja, kesehatan mata juga bisa terjaga.

Sebaliknya, pencahayaan buruk dapat menyebabkan kerusakan mata. Jika cahaya terlalu terang, dapat menyilaukan mata. Sementara jika cahaya kurang, juga membuat penglihatan buram. Kedua kondisi penyinaran ini akan membuat mata bekerja keras dan akhirnya jadi lelah. Dalam durasi yang lama, dapat menyebabkan mata kering, bahkan rusak.

Pemasangan lampu interior yang nyaman untuk mata

Memasang dan memilih lampu di dalam ruangan tidak boleh sembarangan. Salah-salah, malah akan membuat mata Anda lelah. Jika pencahayaan pada siang hari dapat diatur dengan membeli kerai dari toko jual roller blind, lain halnya saat cahaya matahari mulai menghilang. Maka mau tidak mau penerangan buatan harus dinyalakan.

1. Hindari memasang lampu bohlam dengan cahaya neon terang.

Cahaya neon adalah cahaya yang memancarkan warna biru. Hindari penggunaan lampu dengan cahaya neon terang, karena membuat mata silau dan menyebabkan mata lelah serta sakit kepala. Lampu yang paling baik adalah lampu dengan sinar cahaya putih seperti sinar matahari. Dengan demikian, mata dapat beradaptasi dengan baik, sehingga tidak mudah lelah karena selalu memicingkan mata.

2. Pasang penerangan yang merata.

Ada baiknya posisikan lampu di langit-langit dengan sedemikian rupa, untuk memberikan pencahayaan yang merata. Hal ini memberikan pencahayaan yang lebih baik untuk mata ketimbang hanya menggunakan sebuah lampu di tengah langit-langit. Usahakan tidak ada sudut ruangan yang gelap.

Selain itu, baiknya gunakan intensitas cahaya yang sama di setiap ruangan. Agar mata tidak harus selalu beradaptasi acapkali berpindah tempat. Sehingga mata dapat lebih mudah beradaptasi dengan pencahayaan interior tiap-tiap ruangan.

3. Pengaturan warna dinding ruangan.

Agar penglihatan lebih nyaman, pencahayaan interior yang baik juga hrus didukung warna dinding yang sesuai. Oleh karena itu, hindari warna putih dan biru pada dinding ruangan. Mudahnya, jika Anda menggunakan lampu dengan cahaya putih, jangan gunakan cat dinding putih karena akan menyilaukan. Demikian juga jika Anda memilih cat dinding biru, pencahayaan putih akan membuat silau. Tapi cahaya kuning, akan membuatnya buram.

Pilihlah warna-warna cat dengan shade lembut dan natural, hingga nyaman di mata. Anda juga bisa menggunakan wallpaper, karena dinding yang bertekstur lebih baik dibandingkan dinding yang licin dan memantulkan cahaya lebih silau.

Pentingnya Pencahayaan Alami

Walaupun pencahayaan interior buatan memang penting, apalagi di malam hari, tapi jangan lupakan betapa pentingnya pencahayaan alami dari sinar matahari. Selain sebagai cara penghematan energi, cahaya matahari juga memberikan penerangan lebih baik dari pencahayaan buatan.

Oleh karena itu, saat pagi hingga sore hari, bukalah gorden Anda, agar cahaya alami sinar matahari dapat memberikan pencahayaan ke dalam ruangan. Selain dapat menjaga kesehatan mata, sinar matahari juga berfungsi sebagai desinfektan dan juga antiseptik alami untuk mengurangi jumlah organisme berbahaya di dalam ruangan. Anda dapat membeli kerai di agen jual roller blind untuk dapat mengatur intensitas cahaya matahari agar tidak terlalu panas atas menyilaukan.

Ide Motif Vinyl Lantai Yang Alami

Menentukan lantai untuk rumah terkadang membuat bingung karena banyak pilihan lantai yang dijual. Apalagi setiap pemilik rumah memiliki perbedaan pendapat dan corak dalam memilih lantai, namun diantara beragam pilihan lantai ada satu lantai yang melekat dihati masyarakat, yaitu vinyl lantai. Lantai ini cocok diaplikasikan pada cat tembok apapun karena memiliki corak dekat dengan alam dan memberikan nuansa membuat pikiran tenang. Selain itu lantai tersebut mudah direkatkan pada lapisan lantai atau keramik. Maka, tatkala pemilik rumah bosan dapat menggantinya dengan motif lain.

Siapa sangka, lantai vinyl bukan hanya digunakan untuk perumahan saja, namun juga untuk rumah sakit. Hal itu karena vinyl lantai rumah sakit akan membuat pasien merasa nyaman walaupun menanggung penyakit. Tentunya rumah sakit akan terbebas dari bakteri dan tidak menimbulkan penyakit baru bagi pasien. Lantai tersebut mirip dengan keramik pada umumnya, namun memiliki ketahanan yang kuat pada api maupun air sehingga banyak digunakan diberbagai bangunan.

Tak heran produsen lantai terus berinovasi menghadirkan motif lain agar konsumen semakin puas. Mengingat lantai tersebut cocok digunakan diberbagai bangunan, pembeli dapat memilih lantai vinyl sesuai kebutuhan bangunan. Untuk itu dibawah ini ada 5 inspirasi motif lantai vinyl yang alami, yaitu:

1. Lantai Vinyl Motif Neisha Crosland Parquet

Motif ini memiliki kelebihan anti licin dan tahan air sehingga cocok diaplikasikan pada dapur maupun kamar mandi. Apalagi motifnya berbentuk corak dan warna batu-batuan alami dan memberikan kesan elegan padaa dapur dan kamar mandi.

2. Lantai Vinyl Zazous Rose Des Vents

Vinyl lantai motif ini cocok untuk pemilik rumah yang memiliki gaya vintage dan estetik karena motif lantainya berupa bunga-bunga. Motif ini dapat diaplikasikan untuk lantai ruang keluarga dan warna bunganya dapat dipilih sesuai selera dan menyesuaikan warna furniture agar menyatu.

3. Lantai Vinyl Motif Batuan Alami

Motif lantai yang ke 3 ini cocok digunakan bagi masyarakat yang memiliki jiwa elegan dan minimalis karena motifnya memberikan kesan klasik dan cocok digunakan untuk semua ruangan. Apalagi kebanyakan furniture memiliki corak warna klasik seperti lantai vinyl tersebut sehingga tampilan rumah akan terlihat senada dan memberikan ketenangan.

4. Lantai Vinyl Colours Domra Stone Effect

Motif ini memberikan kesan elegan dan nyaman saat dilihat karena efek batu-batuannya memberikan sisi natural dan membuat penghuni rumah nyaman dan letih usai beraktifitas hilang. Bahkan motif ini dapat digunakan untuk vinyl lantai rumah sakit agar pasien merasakan sensasi nyaman dan tidak khawatir karena motifnya yang alami. Atau dapat diaplikasikan pada ruang operasi agar dokter yang bertugas merasa nyaman daan tidak tegang.

5. Lantai Vinyl Motif Wicked Caspian Grey Oak Luxury

Tampilan rumah akan terlihat manis dan elegan dengan lantai vinyl motif ini karena warna grey dan abu-abunya memberikan efek lantai tetap bersih dan nyaman. Lantai motif ini sering diaplikasikan pada lantai ruang keluarga, ruang dapur dan kamar mandi. Pastinya kebersamaan bersama keluarga akan semakin hangat dan berkesan karena lantainya yang menawan dan tidak membosankan.

Menentukan vinyl lantai memang diperlukan kesepakatan keluarga agar keluarga senang dan merasakan sensasi alami dari lantai yang dipilih. Untuk itu sebagai orang tua wajib teliti dan serius saat memilih lantai vinyl agar anak-anak merasakan efek nyaman, pastinya dengan kenyamanan yang didapat akan membuat semangat belajar tinggi dan menjadi orang sukses.

 

Tetap Segar Bekerja Seharian dengan Kantor yang Ramah Lingkungan

Kantor hakikatnya adalah sarana tempat bekerja dari sekelompok karyawan dalam waktu sekitar 8 jam atau bahkan lebih. Lamanya kurun waktu yang dihabiskan para karyawan ini tentu akan menimbulkan kejenuhan dan kelelahan psikis yang dapat menurunkan kinerja para karyawan. Oleh karena itu, ruang kantor dengan konsep ramah lingkungan dan menyatu ke alam akan membawa kenyamanan dan dapat menetralisir kelelahan psikis pada diri karyawan. Dengan demikian, kinerja para karyawan dapat dipertahankan.

Hunian maupun kantor yang ramah lingkungan berarti menempatkan lingkungan sebagai orientasi utama, di mana aktivitas yang berlangsung di sekitarnya tidak merusak atau mencederai lingkungan. Dengan cara ini, maka lingkungan yang bersih dan sehat tetap dapat dipertahankan tanpa mengganggu aktivitas para pekerja dan warga. Perlakuan ceroboh yang dapat merusak lingkungan dapat dengan cepat merusak lingkungan itu sendiri yang berdampak langsung terhadap para warga. Banjir yang kerap melanda atau bencana kebakaran, sejatinya lebih disebabkan pada ketidakpedulian terhadap lingkungan.

Kantor Ramah Lingkungan

5 Konsep Kantor Ramah Lingkungan

Konsep kantor yang ramah lingkungan (eco-office) berarti menyelenggarakan keberadaan kantor yang berorientasi pada lingkungan yang sehat dan segar. Konsep ini penting demi menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga lingkungan hidup dari kerusakan yang akan berdampak buruk bagi para penghuni lingkungan itu. Konsep ini terus digelorakan sejak 1980-an sebagai reaksi terhadap pemanasan global (warming global) yang terus mengkhawatirkan, terutama efek rumah kaca. Ketidakpedulian terhadap lingkungan hidup pada akhirnya akan membaca bencana menyeluruh yang dampaknya dirasakan di seluruh dunia. Artikel kali ini akan mengulas peranan manajemen perkantoran dalam mengelola kantor yang ramah lingkungan.

1. Menghijaukan Kantor

Menghijaukan kembali kantor berarti perbanyak tanaman pada lingkungan kantor atau di dalam kantor itu sendiri. Tanaman yang dimaksud bisa berupa pohon, perdu, atau tanaman hias. Keberadaan tanaman ini penting sebagai sarana penyegaran kembali dari aktivitas yang banyak mengeluarkan karbondioksida. Di samping itu, keberadaan perdu dan pohon di lingkungan kantor akan membutuhkan lahan yang dapat menyerap air hujan. Dengan cara ini, volume air hujan banyak yang terserap ke dalam tanah sehingga dapat mengurangi dampak banjir.

2. Perkakas Organik

Berorientasilah pada sarana organik yang dapat didaur ulang, seperti kertas pengganti plastik, yang meliputi wadah minum, makanan, atau kemasan lainnya. Semakin banyak penggunaan plastik pada akhirnya akan menjejali isi bumi dengan plastik yang membutuhkan waktu lebih dari 70 tahun untuk dapat mengurai plastik-plastik ini. Plastik-plastik yang terlanjur mengendap bukan saja mengotori lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan bencana, terutama banjir.

3. Manajemen Pendingin Udara

Keberadaan pendingin udara seakan wajib bagi banyak perkantoran untuk mengusir udara yang panas. Tetapi pengoperasikan pendingin udara (AC) secara berlebihan dalam jumlah banyak dapat merusak lingkungan, terutama lapisan ozon. Freon sebagai komponen utama mesin AC dalam jangka waktu lama akan melubangi dan merusak lapisan ozon yang sangat penting untuk melindungin bumi dari radiasi sinar ultraviolet matahari. Gunakan AC yang hemat energi agar konsumsi freon dapat dikurangi.

4. Manajemen Kertas

Penggunaan kertas yang berlebihan juga dapat merusak lingkungan akibat menumpuknya kertas sebagai sampah. Di samping itu, keperluan kertas yang tinggi akan mendorong banyak pengusaha dalam memproduksi kertas yang pada akhirnya memikat penebangan pohon secara serampangan. Salah satu cara mengurangi pembalakan liar adalah mengubah orientas kayu ke dalam bentuk lain. Hal ini berlaku menyeluruh pada isi kantor seperti kusen dan pintu UPVC kamar mandi sebagai pengganti kusen dan pintu kayu. Segala sesuatu yang dapat diwakili oleh sistem digital, sebaiknya tidak perlu menggunakan kertas, seperti undangan, kartu ucapan, pemberitahuan, atau laporan ringkas.

5. Manajemen Kayu

Kayu sebagai komponen penting dalam pembuatan ruang kantor perlu mendapat perhatian yang lebih. Pengunaan kayu yang berlebihan hanya akan meningkatkan pembalakan liar yang merusak lingkungan. Gunakan material pengganti kayu pada kusen dan pintu UPVC kamar mandi, garasi, atau tempat parkir dengan material dari baja ringan, atau aluminium.

Pembagian Kamar untuk Anak Kembar yang Beranjak Dewasa

Setiap pasangan pasti akan bahagia jika mendapatkan buah hati yang menggemaskan. Apalagi kalau ternyata anak yang dilahirkan kembar. Wah, pasti jadi ramai dan tambah seru suasana di dalam rumah. Tapi, berkaitan dengan anak kembar ini, ada satu hal yang harus diperhatikan oleh orangtua, yaitu kamar untuk mereka. Biasanya orangtua akan membuat kamar di satu ruangan yang cukup besar untuk dua orang anak sekaligus. Namun, bagaimana jika anak kembar semakin beranjak dewasa? Pembagian kamar seperti apa yang cocok untuk mereka? Simak penjelasan berikut ini!

Tips Mengatur Kamar Anak Kembar yang Beranjak Dewasa

Membuat kamar untuk anak kembar yang masih kecil dengan yang sudah makin beranjak dewasa adalah dua hal yang berbeda. Saat anak kembar masih kecil, penataan kamar relatif lebih mudah. Tinggal sediakan ruangan yang representatif, isi dengan dua kasur, dan beri dekorasi yang mereka inginkan. Tapi kalau mereka sudah tumbuh dewasa, kamar seperti itu rasanya tidak relevan lagi. Maka dari itu, orangtua perlu merombak beberapa bagian kamar agar sesuai dengan kebutuhan si anak kembar. Ikuti tips berikut ini!

1. Beri Pembatas Ruangan

Hal pertama yang harus disadari oleh orangtua adalah semakin anak tumbuh dewasa, semakin dia memerlukan ruang privasi untuk kehidupannya. Mereka telah melewati masa kanak-kanak yang semuanya ingin serba bersama. Kini orangtua harus cari cara agar mereka mendapatkan kamar yang tetap nyaman dengan konsep privasi yang cukup bagi anak. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan memberi pembatas ruangan. Gunakan partisi gypsum untuk menyekat kamar menjadi dua bagian masing-masing untuk si kembar. Dengan cara itu, mereka akan lebih nyaman berada di ruangannya masing-masing.

2. Berikan Si Kembar Kebebasan Menentukan Dekorasi Kamarnya

Saat mereka masih kecil, mereka belum tahu apa-apa soal dekorasi kamar. Tapi ketika sudah beranjak dewasa, si kembar akan memiliki preferensi model kamar yang berbeda. Orangtua tidak boleh memaksakan kehendak tertentu dalam hal penataan kamar si anak. Biarkan mereka menata interior kamarnya sendiri yang sudah dibagi menjadi dua dengan pembatas gypsum. Meskipun kembar, tetap saja mereka akan memiliki selera yang berbeda. Jadi, bebaskanlah mereka memilih perabotan, desain, warna cat, dan dekorasi kamarnya.

3. Meskipun Sudah Terpisah, Usahakan Tetap Mengedepankan Konsep Kebersamaan

Memasang partisi bukan berarti saling menutup diri satu sama lain. Jangan sampai ketika kamar yang awlanya jadi satu dan kini dibagi dua lalu membuat mereka seolah hidup sendiri-sendiri dan melupakan “kekembaran”-nya. Bagaimanapun mereka tetaplah saudara kandung yang harus dikedepankan kebersamaan. Cara untuk menata ruangan yang mengadopsi konsep kebersamaan adalah dengan menyediakan space yang cukup di dalam ruangan agar mereka bisa berinteraksi. Sesekali mungkin salah satu dari mereka ingin bercerita atau sekadar ngobrol dengan saudara kembarnya. Pasti menyenangkan!

Itulah beberapa tips membagi kamar bagi anak kembar yang makin tumbuh dewasa. Sebagai orangtua, perhatikan perkembangannya dan bagaimana mereka merasa nyaman berada di kamar dengan konsep baru.

Jarang Orang Tahu, Ternyata Inilah 3 Kelemahan Bahan UPVC

Unplasticized Poly Vinyl Chloride atau yang biasa disingkat dengan UPVC merupakan salah satu material penting yang biasanya sering digunakan sebagai kusen pintu dan juga jendela. Hampir disetiap hunian di perkotaan, kini sudah banyak yang mengganti kusennya menggunakan bahan UPVC. Selain jendela dan pintu UPVC, banyak orang mengaplikasikannya untuk dijadikan sebagai kerangka plafon. Bukan tanpa alasan, faktanya bahan UPVC ini memang terbukti memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis material lainnya.

Tak hanya pada bangunan rumah, pintu UPVC bahkan akan sangat mudah untuk ditemukan di setiap bangunan perkantoran. Terbuat dari bahan berkualitas, UPVC memiliki tekstur dan permukaan yang sangat kuat sehingga sangat cocok untuk digunakan disetiap ruangan. Berbeda dengan material lainnya, bahan UPVC bahkan memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap suhu panas dan juga api. Saat suhu diluar ruangan sedang terasa sangat panas yang begitu ekstrim, maka hadirnya bahan UPVC akan meminimalisir suhu panas tersebut agar tidak masuk ke dalam ruangan.

Dari berbagai kelebihan yang dimiliki bahan UPVC, tentu saja material ini sama seperti jenis lainnya yang tetap memiliki kekurangan. Sebelum Anda menggunakan jendela atau pintu UPVC ada baiknya untuk mengetahui beberapa kelemahan yang dimilikinya. Dan ini dia uraiannya!

3 Kelemahan Bahan UPVC

Biasanya banyak orang mengetahui kelebihan bahan UPVC dengan sangat baik, namun sayang mereka terkadang lupa bahwa ternyata bahan UPVC pun memiliki kekurangan seperti material lainnya. Dan inilah 3 kekurangannya yang jarang orang ketahui!

1. Tidak Tahan Terhadap Benturan

Meski memiliki tekstur dan permukaan yang kuat, namun bahan UPVC ternyata tetap akan rusak apabila terkena benturan ataupun tertimpa beban berat yang ada disekitarnya. Saat terbentur atau tertimpa suatu benda yang memiliki beban berat, pintu UPVC biasanya akan mengalami penyok hingga membuatnya menjadi jebol. Maka dari itu, sebisa mungkin hindari pintu atau jendela berbahan UPVC dari resiko beban berat yang mungkin bisa jatuh menimpanya.

Apabila UPVC sampai rusak dan jebol, maka hal itu akan sangat merugikan. Jika sudah rusak, bahan UPVC akan sulit untuk diperbaiki dan terpaksa harus diganti dengan yang baru.

2. Mudah Mengalami Perubahan Warna

Kelemahan Bahan UPVC

Meski kuat terhadap panas dan api, namun dengan intensitas paparan sinar matahari yang terlalu sering bahan UPVC akan mengalami perubahan warna yang begitu dominan. Dalam pemakaian yang cukup lama, warna UPVC akan berubah tampak seperti menguning dan kusam. Dengan kelemahan UPVC yang mengalami perubahan warna ini, sebenarnya tidak akan memberikan pengaruh yang terlalu buruk. Hanya saja jika dibiarkan, nilai estetika dalam suatu hunian atau bangunan akan mengalami penurunan yang cukup parah.

Tak jarang, saat bahan UPVC mengalami perubahan warna di suatu hunian, maka hunian tersebut akan terlihat sangat kusam seperti tidak terawat.

3. Semakin Lama Dapat Terjadi Penyusutan

Kelemahan Bahan UPVC

Tak hanya mengalami perubahan warna yang akan membuat tampilan dan nilai estetika suatu bangunan menjadi buruk, jarang orang tahu ternyata bahan UPVC dapat mengalami penyusutan seiring dengan berjalannya waktu. Untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama, bahan UPVC harus sering dilakukan pergantian dengan yang baru. Penyusutan ini terjadi dengan alami di mana biasanya sering terjadi pada pintu yang menjadi sulit untuk ditutup akibat bagian bawahnya mengalami penyusutan dengan ukuran yang lebih kecil dari sebelumnya. Kondisi ini biasanya sering terjadi pada pintu berbahan UPVC di area kamar mandi atau pada kusen jendela.

 

Yuk Cari Tahu Dulu Jenis Lantai Parket Sebelum Memilihnya!

Di luar negeri, lantai bermotif kayu menjadi favorit. Hal itu dikarenakan lantai kayu dapat menampilkan kesan minimalis modern. Selain itu bagi Negara-negara yang memiliki musim salju, lantai kayu pun banyak menjadi pilihan karena memberikan suasana hangat. Namun meski Indonesia tidak memiliki musim salju, lantai parket pun tetap populer, terutama akhir-akhir ini. Bahkan kalian yang sudah jatuh hati terhadap lantai kayu dapat memilihnya dengan lebih leluasa. Mengapa? karena jenis dari lantai kayu sudah semakin banyak.

Jenis dan keunggulan dari lantai parket

Banyak orang menyukai parket karena dinilai memiliki estetika atau keindahan. Tak hanya estetika saja, namun lantai tersebut juga dapat memberi kenyamanan bagi anggota keluarga. Bagi yang ingin memiliki hunian dengan nuansa hangat, maka lantai kayu ini tepat sekali untuk dipilih. Namun sebelum membeli lantai jenis ini, kalian harus mengetahui apa saja jenis-jenisnya. Pasalnya setiap jenis dari lantai kayu pasti akan memiliki kelebihan dan juga kekurangannya.

1. Solid wood

Lantai parket umumnya akan terbuat dari bahan kayu yang keras. Contoh kayu yang keras seperti jati ataupun ulin. Kemudian kayu dan ulin tersebut dibentung kepingan kecil yang ketebalannya hanya mencapai 5 – 10 mm. Kemudian lantai tersebut dibentuk semacam mozaik dan didesain ke dalam sejumlah pola. Kayu yang solid itu normalnya akan bertahan dan berpenampilan menarik sepanjang umur bangunannya. Justru semakin lama solid wood bertahan, maka tampilannya juga semakin mewah. Akan tetapi ketika kalian memutuskan untuk menggunakan lantai berjenis solid wood ini, perawatan yang dilakukan harus tepat. Perawatan dilakukan agar tidak terdapat rayap di dalamnya.

2. Engineered parquet

Parket jenis ini hanya berupa lapisan yang tipis dan terbuat dari kayu asli. Kemudian pada bagian bawahnya berupa kayu lain dengan kualitas lebih rendah, Dengan menggunakan proses engineer akan menghasilkan lantai dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan solid wood.  Untuk Engineered parquet sendiri memiliki kelebihan serta kekurangan. Kelebihannya yaitu, lantai jenis ini lebih menang apabila dilihat dari sisi harganya.

Selain itu ketika terdapat kerusakan pada lantainya pun dapat diperbaharui, itulah yang akhirnya menarik perhatian masyarakat untuk memilihnya. Untuk kekurangannya sendiri, Engineered parquet ini dapat mengalami penurunan kualitasnya. Hal tersebut wajar, karena harga jualnya memang lebih murah. Sehingga kualitas dan karakter kayu yang digunakan pun akan berbeda dibanding dengan lantai berjenis solid wood.

3. Laminate Parquet

Laminate Parquet ini terbentuk dari serbuk kayu, kemudian serbuk kayu tersebut diolah dengan metode pressing. Lantai jenis ini sebenarnya tidak terbuat dari parquet sungguhan, akan tetapi terbuat dari MDF atau fiber yang motifnya mirip dengan kayu. Kalian akan dapat melihat perbedaannya dari tampilannya, karena laminate parquet itu lebih glossy, sehingga cenderung licin. Kemudian untuk kelebihannya, laminate parquet ini cocok untuk kalian yang enggan mengeluarkan terlalu banyak uang untuk lantai di rumah. Namun ingatlah kekurangan lantai ini cukup licin. Kemudian ketika ada kerusakan harus segera diganti, jangan ditunda-tunda.

Itulah ketiga jenis lantai parket. Bagi yang ingin memiliki hunian dengan dekorasi berbeda dan memiliki kenyamanan super, maka saran kami aplikasikan saja lantai parquet memang tepat. Pasalnya lantai tersebut akan menciptakan suasana hangat dan kenikmatan estetika. Kemudian sebelum membelinya, kalian juga dapat memilih salah satu jenis lantai parquet yang harganya terjangkau atau sesuai isi dompet.

 

Yuk, Kenali Jenis Jenis Cermin yang Sering Digunakan

Kalau kita ingin melihat wajah sendiri, satu-satunya cara adalah dengan bercermin.  Di mana untuk bercermin ini bisa dilakukan dengan menggunakan barang yang bisa merefleksikan diri kita, seperti kaca, kamera ponsel dan yang pasti tentu menggunakan cermin.

Cermin sering kali disamakan dengan kaca, padahal pada kenyataannya sangatlah berbeda. Kaca sendiri memiliki sifat tembus pandang, sehingga ketika melihat kaca kita masih bisa melihat bagian yang ada disisi lain. Sedangkan kaca untuk bercermin sama-sama terbuat dari bahan yang sama, hanya saja tidak bisa melihat sisi lain dari kaca tersebut. Di mana yang tampak adalah pantulan dari diri kita sendiri.

Banyak sekali orang yang tentu saja ingin bercermin untuk mendapatkan refleksi diri sendiri dengan sempurna. Maka kita bisa melihat tampilan bayangan secara utuh dari pakaian yang digunakan, menyisir rambut, merias wajah dan lain sebagainya. Nah, ternyata kaca untuk bercermin ini ada beberapa jenisnya loh, di mana memiliki fungsi yang berbeda juga.

Berbagai Jenis Cermin yang Selalu digunakan

Jenis Jenis Cermin

Sebenarnya jenis jenis kaca untuk bercermin ini sudah kita ketahui semasa di bangku sekolah, di mana terdapat 3 jenis yang selalu digunakan, baik untuk pribadi maupun kepentingan umum. Berikut ini adalah jenis kaca untuk bercermin yang sering digunakan:

1. Cembung

Kaca untuk bercermin yang pertama adalah kaca cembung. Cermin yang satu ini akan memantulkan gambar yang ditangkap untuk terlihat lebih besar. Penggunaan kaca cembung untuk bercermin diri sendiri memang jarang sekali dilakukan, mengingat kaca ini akan memantulkan gambar lebih dekat untuk menjadi semakin besar. Biasanya kaca ini sering kali terlihat disudut-sudut jalan kecil atau besar dan merupakan bagian dari rambu-rambu lalu lintas.

2. Datar

Nah, untuk kaca yang satu ini sudah pasti hampir dimiliki oleh semua orang. Kaca datar sendiri akan memantulkan bentuk apapun didepannya tanpa ada bagian yang berubah. Kaca jenis ini sendiri sering kali terlihat untuk diletakan di rumah, seperti kamar mandi, ruang tamu atau mana saja.

Memasang kaca cermin datar pada rumah sendiri menjadi salah satu solusi untuk menciptakan ruangan menjadi terlihat lebih luas. Tidak hanya itu saja, kaca datar juga mampu menjadi dekorasi interior yang tentu saja akan membuat rumah semakin cantik.

3. Cekung

Untuk jenis kaca yang satu ini sendiri ternyata sering kali digunakan untuk kaca spion pada mobil atau motor. Menggunakan kaca ini untuk di rumah juga sangat jarang sekali terlihat, di mana memang kaca cekung ini tidak difungsikan untuk bercermin diri. Selain pada motor dan mobil, kaca cekung juga digunakan untuk mikroskop, reflector dan sebagai pengumpul sinar matahari untuk pembangkit listrik.

4. Dua arah

Jenis selanjutnya yang juga memiliki fungsi tersendiri adalah kaca bercermin dari dua arah. Jenis yang satu ini sendiri sering kali terlihat pada ruang interogasi. Cara kerja dari kaca ini adalah kamu bisa melihat sisi  seberang, namun orang yang ada di depan cermin tidak akan melihat dirimu. Tapi pada saat ini banyak sekali orang yang menggunakan kaca dua arah agar privasi lebih terjaga lagi.

Itu adalah beberapa jenis cermin yang sering kali digunakan pada kehidupan saat ini. Di mana ketiga jenis dari kaca untuk bercermin tersebut dapat membantu mempermudah kita untuk bisa melihat diri sendiri dengan lebih jelas. Semoga berbagai informasi yang telah diberikan bermanfaat.

Pilihan Corak Karpet yang Cocok untuk Ruang Lobby Kantor agar Lebih Menarik

Jika membicarakan tentang kantor, ruang lobby merupakan tempat paling penting karena dari situlah kesan pertama akan muncul dari para pengunjungnya. Saat memasuki lobby, mau tak mau orang yang datang tersebut akan melihat desain interior kantor tersebut. Meski ruangan-ruangan lainnya di dalam kantor tertata rapi dan indah untuk dilihat, tapi akan percuma jika lobby tidak sedap dipandang.

Bukan hanya penataan barang atau pengaturan cahaya yang masuk, lantai pun juga tidak boleh luput dari perhatian saat mendesain interior ruang lobby kantor. Banyak kantor yang menggunakan hanya lantai biasa untuk lobby mereka, tapi tidak sedikit pula yang memilih melapisinya dengan karpet.

Salah satu karpet yang digemari adalah karpet tile. Banyak kelebihan yang ada pada karpet ini sehingga kantor-kantor memilih menggunakannya sebagai lapisan lantai kantor mereka. Dengan lapisan ini, lantai kantor pun bisa terlindungi dengan baik dari kelembaban bahkan kerusakan. Kalau tidak dilapisi karpet, saat ada benda yang amat keras jatuh maka akan langsung terkena lantai dan besar kemungkinan lantai akan rusak. Tetapi jika dilapisi, maka yang rusak terlebih dahulu adalah karpetnya. Sehingga, akan lebih mudah mengganti bagian karpet yang rusak saja cukup dengan mengangkat kemudian menempelkan yang baru. Belum lagi, karpet ini juga bisa melindungi orang yang lewat untuk terpeleset jika dibandingkan dengan lantai tanpa pelapis.

Corak Karpet yang Cocok untuk Ruang Lobby Kantor

Karpet Lobby Kantor

Selain untuk melindungi lantai kantor, karpet tile juga memiliki motif yang amat beragam dan bisa mempercantik lobby kantor. Tidak hanya kesan cantik, tiap corak bisa menimbulkan kesan simpel, keren, dan menarik. Berikut adalah corak-corak karpet yang cocok untuk digunakan sebagai pelapis lantai lobby kantor.

Corak Polos

Corak polos cocok untuk lobby kantor karena tidak akan membuat pusing orang yang melihatnya karena terlalu banyak motif dan warna. Ya, kita memang sebaiknya menghindari motif yang terlalu ramai bentuk maupun warnanya karena bisa membuat tidak sedap dipandang. Dengan menggunakan corak polos satu warna, maka kantor akan terkesan simpel.

Corak Garis

Selain polos, kesan simpel juga bisa ditimbulkan dengan memasang karpet bermotif garis-garis. Ada banyak sekali warna yang bisa kalian pilih, tapi kalau bisa menggunakan warna yang senada dan tidak terlalu jauh. Misalnya, cokelat tua dan coklat muda atau biru tua dipadukan dengan biru muda. Kedua warna tersebut juga bisa menjadi rekomendasi karena merupakan warna bumi yang kalem.

Corak Catur

Pasti tahu kan permainan catur? Nah, bisa banget mencoba corak berselang-seling antara satu warna dengan warna lainnya ini. Usahakan hanya menggunakan dua warna agar terkesan menarik dan sekali lagi menghindari corak yang terlalu ramai.

Beda Motif dan Warna

Memang sih sebelumnya sudah dikatakan untuk menghindari karpet dengan corak yang terlalu ramai karena tidak begitu sedap dipandang untuk lobby kantor. Tetapi, jika kalian bisa memilik perpaduan berbagai motif dan warna-warni yang tepat, maka lobby kalian justru menjadi lebih menarik. Yang pasti, jangan menggunakan corak yang bergelombang agar tidak menimbulkan ilusi mata. Begitu pula dengan warna yang dipilih, jangan terlalu terang karena bisa menyakitkan mata.

Tidak boleh sembarangan dalam memilih corak untuk karpet pelapis lantai lobby kantor. Pastikan kalian memilih corak dan warna yang tepat untuk lobby kantor. Lantai kantor terlindungi, sekaligus bisa menjadikan lebih indah pula!

Tips Menata Tempat Tidur Nyaman Tanpa Ranjang

Merasa bosan dengan desain kamarmu yang biasa biasa aja? Sebagai tempat istirahat dan menghilangkan penat, suasana kamar haruslah nyaman dan bisa bikin kamu betah loh. Makanya jika kamu udah mulai merasa bosan, sebaiknya segera deh desain ulang kamar tidurmu. Biar unik, kamu bisa juga nih mencoba tatanan kamar tidur tanpa ranjang.

Memang sih, tampilan desain ini mirip banget sama kamar anak kos. Tapi selama bisa bikin kamu nyaman, kenapa nggak? Namun untuk mendesain tempat tidur tanpa ranjang, kamu harus memilih pelapis lantai biar kasurmu ngga lembab. Contohnya yakni mengaplikasikan pelapis vinyl lantai, yang juga bisa mempercantik interior lantai kamarmu loh.

Kelebihan Mengaplikasikan Tempat Tidur Tanpa Ranjang

Bagi kamu yang menyukai kamar simpel dan sederhana tanpa banyak isi di dalamnya, tempat tidur ini tepat jadi pilihan desain kamar tidurmu. Selain cukup simpel, desain ini bakal bikin kamarmu terlihat luas dan bebas. Kamu ngga perlu menempatkan perabot seperti meja maupun rak, cukup menempatkan beberapa barang langsung ke lantai.

Kelebihan lainnya yakni rasa nyaman ketika kamu rebahan. Pasalnya, kasur tidurmu bakalan langsung menempel ke lantai tanpa ada pemisah tebal. Tentu saja kamu akan terhindar dari kegerahan nih.

Dan yang bagi kamu yang sering jatuh dari kasur saat tidur, desain tempat tidur ini bisa jadi solusi aman nih buat kasurmu. Nah, biar kamu punya tempat tidur tanpa ranjang yang nyaman, beberapa desain ini bisa loh kamu ikuti.

Tips Menata Tempat Tidur Tanpa Ranjang

Tips Menata Tempat Tidur Tanpa Ranjang

Beberapa tips penataan buat kamu yang ingin mengaplikasikan tempat tidur tanpa ranjang.

1. Pelapis antara kasur dengan lantai

Nah, biar kasurmu ngga lembab dan berjamur, kamu perlu melapisi bagian bawah tempat tidurmu loh. Misalnya saja papan kayu, kardus, ataupun kain tipis. Nah, jika ingin kasur lantaimu sedikit lebih tinggi, gunakanlah dipan pendek. Dipan ini juga bisa bikin spreimu lebih rapi dan ngga mudah berantakan.

2. Tambahkanlah karpet

Untuk memaksimalkan desain kamar tidur tanpa ranjang, tambahkanlah karpet di samping tempat tidurmu. Karpet ini bisa kamu gunakan untuk duduk duduk sebagai pengganti kursi, ataupun tempat belajarmu. Pilihlah jenis karpet wol yang akan memberikan kelembutan saat beraktivitas di atasnya.

3. Lantai yang mendukung

Aksen lantai tentu sangat penting jika kamu ingin mengaplikasian tempat tidur tanpa ranjang. Pilihlah jenis lantai kayu kayu untuk mengantisiapsi udara dingin saat musim penghujan. Namun jika dirasa biayanya terlalu mahal, kamu bisa mengaplikasikan jenis vinyl lantai. Karena harga vinyl lantai cukup ramah dikantong ketimbang lantai kayu.

4. Kurangilah perabot dan furniture

Dalam menerapkan desain kamar tidur ini, kamu nggak perlu nih menggunakan banyak perabot maupun furniture yang ngga penting. Jika memiliki barang barang yang perlu kamu taruh di dalam kamar, kamu bisa menempatkannya langsung pada lantai. Nah, biar makin rapi, buatlah beberapa rak penyekat.

Itulah tadi 4 tips menata tempat tidur tanpa ranjang. Dengan sedikit sentuhan, kamu bakal punya kamar tidur impian yang unik dan bikin nyaman. Nah, udah tahu desain seperti apa yang kamu inginkan? Yuk segera desain kamar tidurmu!