Apa Saja Sih Jenis Rel untuk Sliding Door? Yuk Cari Tahu!

Cari Tahu Jenis Rel untuk Sliding Door

Pintu merupakan bagian dari suatu bangunan yang memiliki fungsi yang sangat penting. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam pembuatan pintu adalah penggunaan bahan utamanya. Pasalnya, pemilihan bahan pintu akan berkaitan dengan daya tahan pintu itu sendiri. Kini, bahan material pembuatan pintu pun semakin beragam, mulai dari kayu, kaca, hingga baja. Namun apakah anda mengetahui, bahwa ternyata pintu juga dapat digunakan untuk memperindah tampilan suatu ruangan. Hal ini dikarenakan, tiap bahan utama pembuatan pintu akan memiliki tampilan model dengan daya tarik yang berbeda-beda.

Anda juga dapat menggunakan jenis pintu yang berbeda untuk memperindah ruangan. Ya, pintu juga memiliki jenis yang beragam, seperti pintu lipat (folding door), pintu ayun (swinging door), dan juga pintu geser (sliding door). Kami lebih menyarankan agar anda berfokus dengan jenis pintu dibanding dengan bahan pintu yang digunakan. Pasalnya, selain mendapatkan tampilan yang indah, anda juga dapat meningkatkan fungsi pintu terhadap suatu ruangan. Sebagai contoh, penggunaan pintu geser dapat menjadikan suatu ruangan memiliki tempat yang lebih luas. Hal ini dikarenakan pintu ini tidak memakan banyak tempat saat dibuka seperti jenis pintu ayun yang menggunakan engsel. Penggunaan pintu geser yang tidak memakan banyak tempat menjadikannya sangat cocok untuk digunakan pada rumah dengan desain minimalis. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pintu geser ini adalah jenis rel yang akan digunakan. Agar lebih jelasnya, berikut akan kami sampaikan mengenai ragam jenis rel yang dapat digunakan untuk pintu geser

Jenis-jenis sliding door

1. Rel pintu roda

Jenis pintu geser yang satu ini menggunakan roda sebagai penggerak utamanya. Roda yang digunakan umumnya terbuat dari nilon plastik. Namun anda tidak perlu khawatir, karena bahan nilon plastik yang digunakan menggunakan bahan dan desain khusus agar dapat menahan beban yang cukup berat. Kelebihan yang dimiliki jenis pintu geser ini terletak pada daya tahannya dan tersedianya ukuran roda yang beragam. Beban berat dari daun pintu yang dapat ditahan oleh rel pintu roda ini menjadikan alasan utama jenis pintu geser ini lebih awet dibanding jenis pintu geser gotri. Namun, jenis pintu geser roda memiliki harga yang mahal. Kendati harganya cukup mahal, namun biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pintu ini sebanding dengan kualitasnya.

2. Rel pintu gotri (pelor)

Jenis pintu geser selanjutnya adalah rel pintu gotri. Hal yang membedakan jenis pintu ini dengan jenis pintu geser roda terletak pada bahan yang digunakan sebagai bantalan pintu. Bantalan pintu yang digunakan pada rel ini adalah gotri. Harga jenis sliding door yang satu ini lebih murah dibandingkan dengan rel pintu roda. Jika ingin menggunakan desain pintu geser namun tetap dapat meminimalisir biaya yang akan dikeluarkan, kami menyarankan agar anda menggunakan jenis rel pintu gotri. Namun, hal penting yang harus diperhatikan saat menggunakan jenis pintu ini berkaitan dengan beban daun pintu yang akan dipasang. Pasalnya, rel pintu gotri tidak mampu untuk menahan beban berat dan jika dipaksakan untuk menahan daun pintu yang berat jenis pintu ini tidak akan bertahan lama. Hancurnya bantalan gotri sebagai penopang daun pintu dapat menyebabkan kemacetan pada saat membuka dan menutup pintu atau dapat menjatuhkan daun pintu yang terpasang. Satu-satunya jalan keluar untuk memperbaiki permasalahan ini adalah anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti bantalan yang baru.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jenis-jenis pintu geser. Kami harap informasi yang disampaikan dapat memudahkan anda dalam menentukan jenis pintu geser yang akan digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *